StUdeNt S.E.P.I

mohfirdaus.blogspot.com

Renungan: Tanyalah pada ahli yang berpegang pada Al-Quran dan As-Sunnah....


(بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ (1
الْحَمْدُ للَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (2) الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ (3) مَلِكِ يَوْمِ الدِّينِ (4) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5) اهدِنَا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ (6) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ
عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ (7
Maksudnya:
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
(2) Segala puji bagi Allah , Tuhan sekalian alam. (3) Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (4)Pemilik hari pembalasan. (5) Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau-lah kami mohon pertolongan. (6) Tunjukilah kami jalan yang lurus. (7) (iaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai , dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.


حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي أُوَيْسٍ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ :قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ الْعِبَادِ , وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ , حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا, اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا , فَسُئِلُوا , فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّو


86- Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash : aku pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda , Allah tidak akan mengambil kembali ilmu (agama) dengan mengambilnya dari (dalam hati) manusia , tetapi mengambilnya kembali dengan kematian para ulama’ sampai tidak bersisa , lalu orang-orang akan mengambil orang-orang yang jahil sebagai pemimpinnya yang bila orang-orang itu bertanya kepada mereka , mereka akan memberikan jawapan-jawapan yang tidak didasarkan pada ilmu.maka mereka akan berada dalam kesesatan dan menyesatkan orang-orang.

(Ringkasan shahih Al-Bukhari , dssn:Imam Az-Zabidi (pakar hadis abad xv , ktp:K.H Moh. Ilyat Ruchiyat (Rais Am PBNU),kitab tentang ilmu,bab24-bagaimana ilmu (agama) akan diambil kembali ? hds 86,m/s 43).

waktu kecil tak mengerti apa....


jiwa ini keliru dalam kehidupan. banyak yang perlu aku pelajari.ku rasakan diri ini seperti mayat hidup, sukar bagi diriku yang kerdil ini membuat pilihan tepat.

di mana aku sekarang ini?

persoalan ini sering tatap dalam minda sempitku. kurasakan diri ini seperti tidak lagi mempunyai ilmu zahir mahupun batin.aku dimomok perasaan ragu-ragu dalam jiwa, memilih mana yang hak dan yang batil.

waktu kecil, aku seorang yang amat nakal. suatu hari dulu, ibuku menceritakan tabiat waktu kecil ku. dulunya aku suka mengerjakan orang-orang tua. pernah sekali aku mencuri makan makanan orang lain di restoran.

ketika itu aku masih kecil. tidak mengerti apa-apa tentang soal hidup mahupun kematian. ku susur langkah demi langkah ke alam persekolahan. cabarannya amat sukar untuk ku hadapi.

siapa yang mendidikku?

waktu kecil aku dididik oleh ibu bapa. namun di alam persekolahan guru banyak berjasa. pernah sekali aku diberi hukuman oleh guru sekolah rendah. salahnya mungkin tidak menduga kita, cuma buat pesanan guna kertas kecil yang tertulis " minta maaf cikgu saya tak dapat datang hari ini abang saya kemalangan".terus dikoyakkan kertas itu.

perjalanan hidupku akan bersambung......

Puisi Coretan Cinta Ilahi


CINTA ILAHI
By: Firdaus Al-Falanjai

" Ku meniti dalam kesamaran,
ku mencari watikah sinaran,
ku langkahi semangat perjuangan.

Ku gentar kenal ku siapa,
ku malu untuk berkata,
hanya harapan patut ku pinta,
telusi doa pada yang Maha- Esa.

Namun aku masih terpaku di saat aku keliru,
belum ku pasti siapa diriku,
melangkah hidup tidak menentu.
Ku syukur pada ilahi kerna ku hidup tatkala ku sangka ku tiada,
dalam khayalan dalam kebisuan.

Hari demi hari ku coret bibir zikir pada yang Maha-Kuasa,
ku tangisi mencari hakiki, tika aku mencari Cinta Ilahi....."